Apa Itu ARA dan ARB?
30 Jun 2026
-
Waktu Baca 4 Menit

Pengertian ARA dan ARB
ARA (Auto Rejection Atas) dan ARB (Auto Rejection Bawah) adalah mekanisme pemutus otomatis (circuit breaker) yang diterapkan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk membatasi pergerakan harga saham dalam satu hari perdagangan. Ketika harga saham mencapai batas atas (ARA) atau batas bawah (ARB), sistem secara otomatis menolak semua order beli atau jual yang akan mendorong harga melampaui batas tersebut.
Mekanisme ini ada untuk melindungi pasar dari volatilitas yang berlebihan dan tidak normal mencegah harga saham bergerak terlalu jauh dalam satu hari karena kepanikan, euforia berlebihan, atau kemungkinan manipulasi.

Aturan ARA dan ARB di BEI
BEI menetapkan batas pergerakan harga berbeda berdasarkan kelompok harga saham dan kondisi pasar. Berikut ketentuan yang berlaku:
Aturan Standar (Hari Perdagangan Normal)
Kelompok Harga | Batas ARA (Naik) | Batas ARB (Turun) |
Rp 50 – Rp 200 | +35% | −15% |
Rp 200 – Rp 5.000 | +25% | −15% |
≥ Rp 5.000 | +20% | −15% |
Kelompok harga yang dimaksud adalah harga penutupan hari sebelumnya. Jadi jika saham ditutup di Rp 1.000 kemarin, hari ini batas ARA-nya adalah Rp 1.250 (+25%) dan batas ARB-nya adalah Rp 850 (−15%).
Aturan Saat Kondisi Market Luar Biasa
BEI juga memiliki aturan circuit breaker di level indeks (bukan saham individual) yang diterapkan saat IHSG turun terlalu tajam dalam satu hari:
• IHSG turun 8% → trading halt seluruh pasar selama 30 menit
• IHSG turun 15% → trading halt seluruh pasar selama 30 menit lagi
• IHSG turun 20% → BEI dapat menghentikan perdagangan untuk sisa hari itu
Circuit breaker level indeks ini terakhir digunakan pada Maret 2020 saat COVID-19 menyebabkan kepanikan global.
Baca juga: Pengertian Book Value, Rumus, dan Cara Menggunakannya
Mengapa ARA dan ARB Ada?
Mencegah Volatilitas Berlebihan
Tanpa batas harga, satu berita besar atau kepanikan pasar bisa membuat harga saham turun atau naik ratusan persen dalam hitungan jam menghancurkan nilai portofolio investor dalam waktu yang tidak memberi kesempatan untuk mengambil keputusan rasional. ARA/ARB memberikan jeda yang memaksa pasar untuk 'menarik napas.'
Memberikan Waktu untuk Mencerna Informasi
Ketika saham menyentuh ARB, pembeli yang mau masuk di harga itu tahu bahwa ini adalah batas bawah hari ini memberi waktu untuk menganalisis apakah ini reaksi berlebihan atau memang ada masalah fundamental. Demikian pula ARA memberi waktu bagi pemegang saham untuk memutuskan apakah mau menjual di harga premium.

Mengurangi Risiko Manipulasi
Batas harga membatasi kemampuan manipulator untuk menggerakkan harga saham terlalu jauh dalam satu sesi karena begitu menyentuh ARA atau ARB, tidak ada order baru yang bisa mendorong harga lebih jauh.
Baca juga: AISC All-In Sustaining Cost - Pengertian, Komponen & Analisis
Strategi Menghadapi ARA/ARB
Jangan panik saat saham yang dipegang ARB di satu hari cek dulu apakah ada berita fundamental atau hanya sentimen sementara
Waspada membeli saham yang sedang trending ARA berhari-hari tanpa fundamental yang mendukung harga mungkin sudah jauh di atas nilai wajar
Gunakan auto rejection sebagai informasi: saham yang sering ARA dengan volume tipis mungkin punya free float sangat kecil dan rawan manipulasi
Perhatikan antrian bid dan offer saat mendekati batas ARA/ARB untuk memperkirakan tekanan beli atau jual yang sebenarnya
Kesimpulan
ARA dan ARB adalah mekanisme pengaman pasar yang memastikan perdagangan saham di BEI tetap tertib meski ada berita besar atau sentimen ekstrem. Bagi investor, memahami mekanisme ini penting untuk mengelola ekspektasi (tidak bisa selalu keluar atau masuk kapan saja di harga yang diinginkan) dan menghindari keputusan emosional saat pasar dalam kondisi ekstrem.
Saat saham menyentuh ARA atau ARB, tunda dulu keputusan emosional. ARA bukan jaminan harga akan terus naik besok. ARB bukan selalu berarti waktunya panik jual. Yang harus selalu dilakukan: cari tahu ada berita apa yang menyebabkan pergerakan ekstrem ini, lalu nilai apakah perubahan fundamental yang sesungguhnya terjadi atau hanya overreaction pasar.
Perjalanan investasi yang konsisten butuh komunitas dan panduan yang tepat. Bergabunglah sebagai Member Revalue Academy dan dapatkan akses ke materi, diskusi, dan mentor yang siap mendampingi Anda. Daftar di revalueacademy.id.




